Friday, March 17, 2006

A n g g I a - k h a r I s m a

Seorang teman…
Seorang penyiar…
Seorang wadyabala…
Akhirnya memutuskan resign…
Pilihan sulit antara kuliah dan cintanya di dunia broadcast, harus membuatnya memilih satu diantaranya…
Dan ia pun memilih kuliah….

Sedih…Tapi terkadang kita harus memilih dua pilihan yang sulit…

Gue pun merasa sedih saat menemaninya siaran terakhir 29 january 2006, sepulang tugas dari Clear Nation Metamorphoself di Bandung, 28 January 2006. 

Dia adalah wadyabala senior yang mau menerima gue (pada saat itu gue masih jadi anak baru hehehe) dan ga pelit berbagi ilmu.. dya juga mau menerima artikel – artikel bikinan gue sendiri buat dibacain pas dia siaran… pokoknya menyenangkan sekali deh anaknya…

Anggia Kharisma
Sukses dengan kuliahnya yah…
Gue bakal kangen suara loe yang imut – imut dan penampilan warna – warni loe deh hehehe…

-Tz-

Posted by Titaz in 11:49:43 | Permalink | Comments (1) »

KETIKA SESEORANG ITU PERGI…

Tanggal 14 Maret 2006 lalu, Ayahanda-nya Nyetz, meninggal dunia sekitar jam 10 malam, dirumahnya, Petukangan. Kaget? Jelas! Karena setau gue, his dad is fine… well, memang sakit sih, tapi mendingan deh… Ternyata…

Yang gue tau, kurang lebih sejam kemudian, setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan, dan minta ijin, gue nyampe ke rumahnya Nyetz. Ramai….tapi sedih… ga ada yang gue kenal, kecuali Yuta dan Olan, adik tiri Nyetz. Itupun sedang kacau balau situasinya… Di tengah ruangan, jenazah om Gustaf terbaring diselimuti kain batik coklat dan wajahnya ditutupi kain tipis putih…

Nggak lama Nyetz datang. Disusul Mama Enny dan Nadia, adik kandung Nyetz… Mereka tampak tegar, walo gue tau mereka pasti ngerasa kehilangan. Terutama Nadia dan Nyetz… 

Nyetz….yang biasanya ketawa – ketawa ga jelas, mendadak jadi diam… Berusaha mengurus pemakaman ayahnya sebagai baktinya sebagai anak. Gue….hanya bisa membantu sebisanya sambil terus mendampingi Nyetz agar ia kuat dan tabah. Padahal, gue tau…dibalik ketegarannya, ada kesedihan, mungkin sekaligus kemarahan bercampur jadi satu…

Banyak kejadian yang dialamin…. Banyak kebenaran yang terungkap…. Banyak omongan, cibiran dan sindiran sekaligus simpati… Banyak kebersamaan dan rasa egoisme… Semua nyampur jadi satu dalam suasana kesedihan akan kepergian seorang ayah…

-         Tz

 
My dear Nyetz…
I’ll be here everytime U need me and I will always support you…
 

Posted by Titaz in 11:09:15 | Permalink | Comments (1) »

Friday, March 10, 2006

If Woman Cry

 

Jika seorang wanita menangis dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya….

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki…

Jika seorang wanita pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan  pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki…

Jika seorang wanita menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu, Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya….
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?

Pikirkan….
Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang, Didepanmu dan karenamu……
Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan
Dia menangis,

Karena menangis dengan diam-diam  tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki…
Pikirkanlah tentang hal itu
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,

Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya….

Pertimbangkanlah…
Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!

(Dari sebuah milis….)

Posted by Titaz in 17:52:24 | Permalink | Comments (3)