Wednesday, September 26, 2007

THE MOMENTS THAT YOU’VE MISSED!

Ga sempet nonton konser Fall Out Boy “Friends and Enemies World Tour 2007” hari Minggu 23 September 2007 di Tennis Indoor Senayan kemaren? You’ve missed this moments, dude!

 

  1. Ngerasain ngejar-ngejar Fall Out Boy di lobi hotel Mulia atau berusaha nyusup diantara para pemenang Meet & Greet with Fall Out Boy hehehehe.

  1. Menghadapi serbuan para calo saat mau ke venue konser. Mulai dari ditanyain ada tiket lebih sampai ditawarin tiket dengan harga miring ring ring!

  1. Heboh beli segala hal berbau Fall Out Boy di depan venue. Dari bando devil yang tanduknya menyala, kaos FOB, gelang glow on the dark sampai poster. Waktu awal konser harganya mahal beneer, bisa nyampe 50 ribu rupiah. Begitu kelar konser, langsung banting harga! Paling mahal 25 ribu rupiah saja hehehehe.

  1. Bisa foto-foto di mini stage dengan backdrop foto para personil Fall Out Boy. Nggak ketemu yang asli, foto dengan miniaturnya juga gapapa deeh hehehehe yang penting kan eksis! ;p

  1. Foto didalam venue konser dengan background panggung bertuliskan Fall Out Boy yang gede banget atau foto pas FOB lagi manggung.

  1. Ngeliat langsung performa dan penampilan Pete, Patrick, Andrew dan Joe. Dashyat! Semangat! (ini yang paling penting ;p)

  1. Bisa foto-fotoin Pete Wenz sampai puas dari berbagai macam gaya dan angle.

  1. Nyanyi dan lompat bareng dengan FOB sampai suara abis! Sekalian ngerekam aksi mereka dengan henpon dong. Buat kenang-kenangan ;p

  1. Buat yang berada di garda terdepan, sangat beruntung karena Pete di lagu terakhir konser mereka, Saturday, mendadak turun ke bawah panggung. Dia mendekati garda depan dan bernyanyi! Wuhuhuhu… saat itu gue bener-bener ngiri dengan mereka yang berada di garda terdepan dan bisa melihat, foto-foto dan salaman dengan Pete.

  1. Bisa dapat pick gitar Joe, stik drum Andrew dan kaos Pete di akhir konser yang dilempar ke penonton. (dengan catatan : jika beruntung mendapatkan dan harus bersaing dengan ratusan kawula muda lainnya ;p)

     

Posted by Titaz at 16:16:12 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, June 6, 2007

SAOSIN LIVE CONCERT!!

Hari Minggu, 20 Mei 2007 kemaren, gue dapat kesempatan untuk nonton konser band luar negeri lagi lhoooo hehehehe. Itulah nikmatnya menjadi seorang Street Force Crew handal nan ciamik kayak gue ini, Titaz Kewren ;p Kali ini gue nonton aksi SAOSIN LIVE IN CONCERT yang digelar LA Lights Concerts dan JAVA Musikindo. Venuenya masih sama seperti konser Good Charlotte (GC) dan konser-konser lainnya, yaitu Tennis Indoor Senayan. Ga tau deh kenapa tempat ini sering banget dipake buat konser. Mungkin karena venuenya cukup strategis yah.

Jam baru aja nunjukkin pukul 7 malam, tapi kemacetan terjadi di sepanjang pintu masuk Tennis Indoor. Kemacetan itu masih ditambah dengan banyaknya calo yang selalu merubung kawula muda yang baru turun untuk nawarin tiket-tiket dengan harga murah. Padahal ticket box nya di depan mereka lho hehehe. Ngerinya sih, tiket yang dijual palsu. Kan sayang, udah keluar duit banyak, eh belinya tiket palsu huhuhuhu. Diantara banyaknya kawula muda yang rata-rata bergaya emo dengan baju serba hitam, gue melihat Eno Netral dan Ernest Cokelat lagi asik ngobrol. Wah, ternyata mereka tertarik juga yah buat nonton Saosin ini. Kalo Eno sih, selain nonton konser, dia juga nemenin Cathy, his love, yang malam itu jadi host buat program TV LA Lights Concert hehehe.

Karena gue akan ikutan Meet and Greet bareng pemenang dari kuis Prambors yang diadain beberapa waktu lalu (masih inget dong kuis on the street bagi-bagi tiket Saosin dan foto ala Saosin di web Prambors ini?), langsung deh gue buru-buru masuk. Wah, pengamanannya ketat, bos! Walo pake ID Card, tetap ngga luput dari pemeriksaan. Kalo dihitung-hitung sih, ada 4 lapis pengamanannya hingga akhirnya gue bisa masuk ke tengah-tengah venue yang rame dengan berbagai booth. Mulai dari makanan-minuman, merchandise, hingga booth LA Lights. Dekorasinya juga tampak wah. Di tengah-tengah halaman venua, ada Wall Of Fame, dimana kawula muda bisa foto-foto bareng Saosin. Of course it just a standing picture ;p Tapi lumayan lah, serasa foto bareng hehehe. Dekornya dihiasi kain-kain panjang warna putih. Pokoknya megah deh. Oya, Wall of Fame ini juga dipakai sebagai red carpet buat para seleb atau pemenang kuis yang diwawancarai sama Cathy.

Meet and Greet nya berlangsung sangat cepat! Bahkan menurut gue, nggak berasa banget hehehe. Abisan, Cuma datang-langsung tanda tangan-foto bareng. Udah gitu aja, 5 menitan deh. Berdasarkan pengalaman-pengalaman gue, Meet and Greet kan biasanya ada ngobrol-ngobrolnya juga hehehe. Tapi ya sudahlah, yang penting kan bisa ketemu langsung, minta tanda-tangan dan foto bareng. Itu yang dinanti bukan? Btw, ada yang saking senengnya sampai histeris gila-gilaan lho hehehe.

Konser dimulai jam 8an dengan Saint Locco sebagai pembuka. Mereka main selama 1 jam. Aksi mereka cukup bikin panas penonton. Buktinya rata-rata pada ikutan nyanyi atau teriak-teriak ngasih applaus. Kelar Saint Locco, ada break sejenak sekitar 10 menitan, abis itu lampu mendadak padam dan suasana kembali memanas!

Tanpa basa-basi, Saosin langsung menggebrak Jakarta dengan lagu-lagu andalannya. Di awal-awal penampilan, band ini cukup irit ngomong. They just said, Hello Jakarta ! Abis itu sikat beberapa lagu. Pas di pertengahan sampai akhir, baru deh mereka mulai banyak ngobrol sama penonton. Mulai dari bilang terima kasih dalam bahasa Indonesia, sampai cerita kalo mereka seneng banget bisa datang ke Jakarta (kalo yang ini pastinya sih dalam bahasa Inggris hehehe). Well, it looks like they just realize that Indonesia, especially Jakarta , is great place to concert ;p Sekitar jam 10 kurang, mereka langsung cabut kedalam panggung. Tanpa dikomando, semuanya langsung teriak, “We want more! We want more!” Nggak lama mereka muncul lagi dan menggeber beberapa lagu. Lucunya nih, untuk lagu terakhir, vokalis dan bassistnya sempet adu suit buat nentuin lagu apa yang bakal dimainkan hehehe. Setelah lagu terakhir, mereka pamit dan konserpun selesai sudah.

Kelar konser bukan berarti langsung bubar. Semuanya tumplek di tengah halaman Tennis Indoor. Gue sempet ketemu Ronny Cokelat, Ikang Fauzi, Audy dan kakaknya yang personil Andra and The Backbone, personilnya Souljah (aduh maaf ya akyu lupa namanya), Ryan Pelor, our Thursday Riot On Air host (btw, vokalisnya Saosin mirip-mirip sama Pelor lho. Apakah mereka ada hubungan sodara? Bisa jadi hehehe) dan beberapa seleb lain. Ternyata konser malam ini cukup menarik minat para musisi dan seleb Indonesia yah buat nonton hehehe. Bisa dibilang, walo termasuk band yang baru kedengeran (secara full albumnya baru 1, 2 sisanya adalah EP), Saosin cukup sukses menggelar konsernya. Kapan-kapan konser lagi yaaaa ;p

Well, see you on the next concert in Jakarta !

 

Posted by Titaz at 15:40:55 | Permalink | Comments (1) »

Wednesday, April 25, 2007

GOOD MORNING REVIVAL TOUR

Malam ini, Selasa 24 April 2007, gue mendapat kesempatan buat nonton konser Good Charlotte , Good Morning Revival Tour. Saking semangatnya, gue dah nyampe arena konser yaitu di Tennis Indoor Senayan jam setengah 7 malam. Padahal acara baru dimulai jam 8 hehehe. Yah, sekalian nyari posisi paling pe-we buat nonton dong, terutama buat liat aksi Benji, my boo hehehe.

Wah, keamanannya ketat banget! Mulai dari gerbang depan, sampai menuju pintu masuk arena, dijaga dengan amat sangat ketat. Mulai dari barang bawaan sampai cek tiket. Takutnya ada tiket palsu, soalnya banyak calo jualan di luar arena nih. Kalo dihitung-hitung, ada 8 lapis penjagaan! Pas masuk dari gerbang paling depan lengkap dengan penjagaan, kita masuk ke lorong beraksen gothic dengan warna lampu merah, yang di kiri-kanannya ada muka personel Good Charlotte. Abis itu, setelah melewati penjagaan 4 kali, kita memasuki arena yang cukup luas. Disitu ada beberapa stand, dari merch andi se sampai makanan. Ada juga red carpet dengan background semua personil Good Charlotte. Area ini sangat dimanfaatkan sekali oleh fans nya GC buat foto-foto. Yah, serasa di red carpet aja gitu hehehe. Sayangnya, hujan deras mendadak turun. Jadinya semua kawula muda langsung kabur ke dalam Tennis Indoor deh. Namun walo ujan, tetap aja penjagaan diperlakukan hehehe. Segala bentuk makanan dan minuman, rokok sampai aksesoris yang bisa berbahaya buat keamanan, disita para penjaga. “Biar aman dan ngga ada ribut-ribut,” kata pak penjaga yang iseng gue tanyain.

Begitu masuk ke arena konser, ternyata belum terlalu ramai. Mungkin karena hujan, atau terjebak macet dijalan. Setelah dapat posisi enak, gue pun memperhatikan keadaan sekitar dong. Hm…tampaknya sebagian besar pengunjung konser kali ini adalah para bule hehehe. Sepertinya GC memang sangat beken sekali dikalangan bule-bule Jakarta nih hehehe. Datengnya ada yang sendirian, sama pacar, sama temen-temen, bahkan satu keluarga lengkap juga ada. Gue sempet liat ada satu keluarga yang orang tuanya duduk di tribune, anak-anaknya di Festival hehehe. Dandanannya pun beragam. Mulai dari gaya standar ala kadarnya, seperti kaos-jeans / celana pendek-sneakers, sampai yang niat banget alias dress up dengan tubedress-rok mini-boots, atau gaya ala personil GC yang serba hitam-hitam. Yang pake high heels juga ada lhooo… Jadi penasaran, apa ga capek ya nonton konser pake high heels hehehe. Panggungnya juga didominasi warna hitam dan minimalis. Cuma ada lambang GC di belakang panggung. Plus lighting yang kayaknya sih bakalan keren. Soalnya menurut Adri Soebono (Java Musikindo), urusan lighting juga jadi prioritas GC. Ngomongin Om Adri, malam itu gue melihat beliau wira-wiri di arena festival sambil membawa handy-talkie. Sesekali beliau menyapa kenalannya dan mengecek persiapan konser. Oh iya, gue juga ngeliat beberapa musisi Indonesia disitu. Ada Utopia, Audy, Saint Locco, personilnya Radja (sory, guys, I don’t’ know your name ;p) dan Rio Febrian plus pacarnya ;p Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, tapi tanda-tanda GC bakal naik panggung kok ga ada ya. Penonton dah mulai riuh manggilin mereka, tapi tetap aja ga ada yang keluar. Malah manajer dan soudman GC yang keluar. Tetep, walo bukan GC, pada teriak aja melihat 2 cowok bule itu. Belum lagi kalo iklan konser GC ditayangin di dua big screen yang ada di kiri-kanan panggung. Tetep teriak hehehehe.

Akhirnya, jam setengah 9 malam, lampu mulai meredup dan munculah Joel Madden (vocal), Benji Madden (gitar / vocal), Billy Martin (gitar / keyboard), Paul Thomas (bass) dan Dean Butterworth (drum)! Suasana langsung panas! GC pun menggebrak dengan Misery yang sukses bikin koor. Penampilan mereka tetap hitam-hitam. Joel, Dean, Billy dan Paul kompakan pake kemeja hitam dan dasi putih (Cuma Paul yang enggak). Sedangkan Benji pake topi fedora dan kaos gambar tengkorak (buat ngebayanginnya, inget kostum tulang Wes Borland deh, tapi yang dipake Benji Cuma kaos kutung). Tattonya booo…ga nahan hehehe! Setelah lagu Festival Song, Joel menyapa kawula muda, “Helloww Jakarrrtaaa!!!” Setelah itu, ia mengajak kawula muda untuk koor di lagu Keeps Your Hands Off My Girlfriends. Tau dong bagian refrainnya yang ada kata “Aaah…aaah…” hehehe. Abis itu mereka ngobrol lagi dan ngasi tau kalo mereka pengen banget jadi warga negara Indonesia ! Tenang, kita tolongin deh kalo beneran mau jadi WNI hehehe ;p

Di lagu Girls and Boys, Joel cuek aja nekat maju ke depan penonton buat nyanyi depan mereka. Langsunglah kesempatan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya buat salaman, meluk, atau foto-foto. Edaan! Setelah bikin suasana jadi panas, GC ngajak penonton buat colling down dengan bawain lagu mellow sambil nyalain lighter, senter atau handphone. Oooh…so sweet ;p Abis itu, Joel dan Benji colongan curhat soal broken heart dan selingkuh sebelum ngebawain Dance Floor Anthem. Benji sempet cerita, kalo mereka dapat larangan waktu mau konser di Jakarta . Tapi Benji bilang, “Wherever you come, we all are same!!” Beneer bangeet! Dari negara manapun, kita semua samaaa!! GC juga sempat mengucapkan terima kasih buat para orang tua yang ngebolehin anaknya dateng nonton konser GC dan minta kawula muda yang nonton buat say thanks to our parents. Hm..so sweet ;p Setelah lagu I Just Wanna Live, mereka pun langsung silam ke balik panggung. Udahan? Dunno! Kita semua pada rame teriak – teriak “We want more! We want more!” Belum puas nih kalo hanya liat aksi GC ngebawain 12 lagu aja. GC pun balik lagi ke panggung. Ga tanggung-tanggung, mereka membawakan 4 lagu! Ada We Believe dan The River. Menurut GC, 4 lagu ini special buat fans nya yang udah nonton malam ini dan berarti banget buat mereka, soalnya karena fans, para personil GC bisa seperti sekarang. Bukti bahwa mereka termasuk deretan seleb yang menghargai fans-nya nih. Siapa bilang rocker itu sangar hehehe.

“I will tell all band in America to come to Jakarta!!!” ucap Benji dan Joel sebelum membawakan Lifestyle of The Rich and Famous yang sukses bikin tennis indoor jadi gempa mendadak akibat teriakan, koor dan loncatan para penonton. Bahkan ada cewek disamping gue yang cuek aja nyanyi walo liriknya salah dan suaranya cempreng abissss hehehe yang penting semangat hahaha! Sebelum cabut, mereka melemparkan pick gitar dan bass, stik drum, handuk dan minuman mineral ke penonton. Wah seru banget pada berebutan hehehe. Handuknya Joel didapetin oleh geng cewek-cewek yang semuanya Joel die-hard fans. Semuanya bersikeras buat punya handuk itu. Akhirnya, handuk itu harus rela digunting-gunting biar adil hehehe ;p Ada juga yang dapet pick (entah bass atau gitar), tapi kalo dilihat sih kayaknya dari Benji, yang dapet sampe nangis-nangis aja. Nangis karena seneng atau sakit abis rebutan ya? ;

Pas pulang, gue juga sempet liat Denada, Bondan Prakoso, Titi DJ dan anak-anaknya, plus Ayu Azhari! Atau cuma mirip doang? Waduh…jangan-jangan cerita waktu Jamie Cullum terulang kembali lagi? Please say noooo???!!!

Total jendral, 16 lagu dibawain Good Charlotte malam ini. Dan puas deh bisa nyanyi bareng dan loncat-loncat. Tak perduli kaki jadi pegel. Makasih buat Sony BMG, buat A Mild Live Production, buat koordinator gue yang ngasih gue liputan, buat rekan gue, Borsi, yang ga jadi liputan (dan akhirnya gue yang jalan hehehe tengs ya, sob!) dan buat GC yang udah manggung di Indonesia!

Yang nggak nonton? Nyeseel deh hehehe ;p Kapan-kapan manggung lagi ke Jakarta yaaaa… Benji, I love you! Kalo putus sama Sophie Monk, kabarin yeee hahahaha ngareppp!!!
(Titaz)

Posted by Titaz at 10:07:45 | Permalink | Comments (3)